Tim Gabungan Maritim Gelar Operasi Keselamatan Ketat di Pelabuhan Manado, Siap Sambut Lonjakan Penumpang Libur Natal
News Buroko- Menjelang puncak arus mudik dan liburan Natal serta Tahun Baru, tim gabungan maritim melakukan inspeksi mendadak sidak ketat terhadap sejumlah Kapal Motor Penumpang (KMP) di Pelabuhan Manado, Sulawesi Utara. Operasi ini merupakan langkah proaktif untuk memastikan standar keselamatan pelayaran tetap terjaga dan melindungi nyawa ratusan penumpang yang akan melakukan perjalanan ke berbagai kepulauan.

Baca Juga : Menkominfo Luncurkan ‘AI Talent Factory’, Wadah Cetak Talenta AI Unggulan Indonesia
Kegiatan sidak yang dipimpin oleh Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Manado ini tidak main-main.
Semua peralatan keselamatan dicek satu per satu secara langsung sebelum kapal diangkat. “Kegiatan sidak ini merupakan bentuk komitmen kami untuk memastikan keselamatan penumpang adalah yang utama. Kami memeriksa secara menyeluruh semua peralatan keselamatan yang ada di dalam kapal sebelum mereka melakukan penjalanan, mulai dari kelayakan hingga keabsahan masa berlakunya,” tegas Kepala Seksi Keselamatan Berlayar Penjagaan dan Patroli KSOP Kelas III Manado, Benaya Samri Yostavia, usai memimpin inspeksi pada Kamis.
Pada operasi hari ini, dua kapal yang melayani rute jarak jauh menjadi fokus inspeksi: KMP Barcelona IIIa dengan rute Manado–Kepulauan Talaud, dan KM Mercy Teratai yang menuju Kepulauan Nusa Utara (Siau, Tagulandang, dan Biaro). Tim dengan cermat memeriksa setiap detail, termasuk keberadaan dan kondisi jaket pelampung, alat pemadam kebakaran, hingga rakit penyelamatan .
Kekuatan operasi ini terletak pada kolaborasi lintas sektor. Tim gabungan maritim terdiri dari unsur Polairud Polda Sulut, Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM), PT Pelindo Regional 4 Manado, Basarnas, Jasa Raharja, dan pemangku kepentingan lainnya . Kehadiran seluruh elemen ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menciptakan keselamatan pelayaran yang terintegrasi.
Sinergi seperti ini kami lakukan untuk membangun rasa aman dan nyaman bagi para penumpang. Keamanan dan keselamatan selama dalam perjalanan laut adalah harga mati yang tidak bisa ditawar, tambah Benaya.
Imbauan untuk Penumpang
Di tempat yang sama, Kasubdit Patroli Dit Polairud Polda Sulut, AKBP Alfianto, juga memberikan imbauan penting bagi para calon penumpang.
“Kami menghimbau kepada seluruh penumpang agar selalu menjaga ketenangan kapal. Jika terjadi situasi darurat di, jangan panik. Yang paling penting adalah tenang dan dengarkan serta ikuti semua instruksi dari kapten serta kru yang telah dilatih,” pesan Alfianto.
Ia juga mengingatkan larangan keras membawa dan mengonsumsi minuman keras selama perjalanan. “Minuman keras dapat mengurangi kewaspadaan dan memicu hal-hal yang tidak diinginkan, seperti streaming yang dapat mengganggu konsentrasi awak kapal. Jika ada yang melihat oknum membawa atau minum minuman beralkohol, segera laporkan kepada petugas kapal,” imbaunya.
Dukungan dari Pengelola Pelabuhan
Menyambut operasi ini dengan baik, GM PT Pelindo Regional 4 Manado, Nurlayla Arbie, menyatakan dukungan penuh atas segala upaya bersama untuk memastikan keselamatan pelayaran.
“Kami sangat mendukung penuh inisiatif dari KSOP dan seluruh tim gabungan. Keselamatan adalah prioritas kami juga. Tidak berhenti di sini, dalam waktu dekat, PT Pelindo juga akan menyiapkan dan meningkatkan sarana serta prasarana pemeliharaan di Pelabuhan Manado. Tujuannya jelas, untuk memberikan layanan yang lebih baik, lebih tertib, dan lebih nyaman bagi seluruh pengguna jasa pelabuhan,” pungkas Nurlayla.







